Dinas Pendidikan Kota Pontianak - News: 100 SEPEDA BAGI SISWA KURANG MAMPU
5.png
Persiapan Pelaksanaan PPG dalam ... 274
Upacara Hari Pramuka 336
Undangan Peserta Karang Pamitra ... 406
Juknis PPDB 2019 356
Undangan Peserta KTI Tahun 2019 694
2019 Informasi PPDB 596
2019 Brosur PPDB 514
2019 Formulir PPDB SMP 604
Pedoman Penetapan Peserta Sertif... 37487
PPDB 2014 Informasi SMA 19202
PPDB 2014 Informasi SMP 19033
Panduan Pengelolaan Data GTK dan... 17281
PPDB 2014 Juknis 16937
Verifikasi Data Guru Calon Peser... 16340
Instrumen Akreditasi PAUDNI 2014 16167
Juklak FLS2N 2016 jenjang dikdas 15666
ppdb 2015 Alur Pendaftaran 15117
Instrumen Pengajuan NIPTK 14280
Navigation
Organisasi
- STRUKTUR ORGANISASI
- VISI DAN MISI
- RENSTRA 2015-2019
- MOTTO
- 5 S
- BUDAYA KERJA
- CARA PENGADUAN
- PENGADUAN MASYARAKAT
- KODE ETIK PEGAWAI
- KONTAK BIDANG
PPDB Sistem Online 2019





Form SchoolMap 2018





Mekanisme Pengajuan NPSN NISN dan NUPTK











Last Seen Users
21.09.19
rahmansyah
22:44:01
offline
10.09.19
ramadhan
1 minggu
offline
10.09.19
Dany
1 minggu
offline
16.08.19
AhmadSa...
5 minggu
offline
01.08.19
nazaruddin
7 minggu
offline
26.06.19
Rahmad
12 minggu
offline
27.05.19
dardiri
16 minggu
offline
21.11.18
zulfikar
43 minggu
offline
14.09.18
adinata
53 minggu
offline
12.07.18
AbdulMuis
62 minggu
offline
100 SEPEDA BAGI SISWA KURANG MAMPU

Ekspresi gembira dan senang terpancar dari wajah siswa-siswi penerima bantuan sepeda dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Sebanyak 55 sepeda diberikan Pemkot Pontianak sebagai bantuan kepada para siswa SMP dan SMA/SMK kurang mampu di sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Pontianak Timur dan Utara. Bantuan sepeda gunung itu diserahkan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji kepada seluruh siswa kurang mampu di lapangan futsal SMKN 6 Pontianak Utara, Kamis (14/1).

Bantuan 55 sepeda ini merupakan bagian dari 100 sepeda tahap pertama yang diberikan Pemkot bagi siswa kurang mampu. Sedangkan 45 sepeda diperuntukkan bagi siswa-siswa di Kecamatan Pontianak Barat, Kota, Selatan dan Tenggara. “Bantuan ini untuk meringankan beban siswa kurang mampu sebab masih banyak siswa yang menggunakan kendaraan umum dan itu tentunya menjadi beban bagi mereka karena mengeluarkan biaya,” ujarnya.

Sepeda-sepeda yang diserahkan itu merupakan pilihan dari masing-masing siswa yang berhak menerimanya. Mereka diberikan keleluasaan untuk memilih sendiri sepeda yang diinginkan dengan catatan harga sepeda itu tidak lebih dari Rp 2 juta sesuai standar harga yang sudah dipatok Pemkot. “Jadi sepeda-sepeda itu mereka yang pilih ke toko, Pemkot hanya membayar sepeda yang dipilih siswa-siswa itu,” ungkap Sutarmidji.

Ia menegaskan, penerima bantuan sepeda itu dipastikan berasal dari keluarga miskin. Untuk mencegah penyerahan bantuan yang tak tepat sasaran, dirinya secara tegas sudah mewanti-wanti, bila ditemukan satu saja penerima bantuan yang berasal dari keluarga mampu, maka pihaknya tidak akan membayar sepeda yang telah diserahkan kepada orang yang tidak berhak menerimanya. Sepeda yang diserahkan itu akan menjadi tanggung jawab kepala dinas dan jajarannya serta kepala sekolah untuk membayarnya lantaran ketidaktelitian mereka dalam menetapkan penerima bantuan sepeda. “Makanya betul-betul sudah dicek. Saya suruh staf saya cek ulang lagi dengan mendatangi langsung ke rumah para penerima bantuan sepeda itu dan ternyata mereka berhak menerimanya,” jelasnya.

Dengan telah diterimanya bantuan sepeda ini, Sutarmidji berpesan kepada para siswa supaya tidak menjual sepeda yang sudah diberikan oleh Pemkot. Bila ada yang menjual sepeda yang sudah diterimanya, maka siswa bersangkutan tidak akan menerima fasilitas atau bantuan apapun lagi dari Pemkot. “Enam bulan ke depan nanti kita kumpulkan lagi penerima sepeda ini, kita gelar Fun Bike,” imbuhnya.

Wali Kota Sutarmidji juga berencana akan menyerahkan bantuan sepeda kepada salah satu orang tua siswa yang kerap dilihatnya memboncengi anaknya ke sekolah. Pemadangan itu dilihat Sutarmidji dari dalam mobil dinasnya ketika dalam perjalan pulang dari kantor. Kemudian ia pun berhenti dan menemui orang tua itu dan menjanjikan akan memberikan sebuah sepeda yang ada boncengannya supaya dia bisa mengantar-jemput anaknya ke sekolah. “Saya biasa pulang pakai mobil, saya lihat dia biasa memboncengi anaknya yang SMP di Mujahidin, sepedanya sudah parah sekali,” ucapnya prihatin. (jim)

· ramadhan on January 14 2016 · In Berita · 0 Comments · 4746 Reads ·Print
Comments
No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.
SOP
- PELAYANAN TAMU
- SURAT MASUK
- SURAT KELUAR
- KENAIKAN PANGKAT
- KENAIKAN GAJI BERKALA
- USULAN IZIN/TUGAS BELAJAR
- PENGURUSAN CUTI PNS
- FORMASI DAN BAZEETING PNS
- PELAYANAN PENERBITAN SPT
- PENGUSULAN DIKLAT
- PENGUSULAN SATYA LENCANA
- PENGUSULAN PNS TELADAN
- HUKUMAN DISIPLIN PNS
- MUTASI PNS APS
- MUTASI PNS NON APS
- STATUS CPNS KE PNS
- MUTASI SISWA MASUK
- MUTASI SISWA KELUAR
- LEGALISIR IJAZAH
- IZIN OPERASIONAL SD/SMP
- PERIJINAN LEMBAGA PNFI
Services OnClick




UNIT LAYANAN





BIDANG PNFI



INTRANET










IP Anda
IP