Dinas Pendidikan Kota Pontianak - News: OTONOMI DAERAH KACAMATA PELAJAR DAN MAHASISWA
2.png
Persiapan Pelaksanaan PPG dalam ... 245
Upacara Hari Pramuka 332
Undangan Peserta Karang Pamitra ... 405
Juknis PPDB 2019 355
Undangan Peserta KTI Tahun 2019 684
2019 Informasi PPDB 596
2019 Brosur PPDB 514
2019 Formulir PPDB SMP 603
Pedoman Penetapan Peserta Sertif... 37454
PPDB 2014 Informasi SMA 19202
PPDB 2014 Informasi SMP 19032
Panduan Pengelolaan Data GTK dan... 17267
PPDB 2014 Juknis 16937
Verifikasi Data Guru Calon Peser... 16337
Instrumen Akreditasi PAUDNI 2014 16166
Juklak FLS2N 2016 jenjang dikdas 15664
ppdb 2015 Alur Pendaftaran 15115
Instrumen Pengajuan NIPTK 14280
Navigation
Organisasi
- STRUKTUR ORGANISASI
- VISI DAN MISI
- RENSTRA 2015-2019
- MOTTO
- 5 S
- BUDAYA KERJA
- CARA PENGADUAN
- PENGADUAN MASYARAKAT
- KODE ETIK PEGAWAI
- KONTAK BIDANG
PPDB Sistem Online 2019





Form SchoolMap 2018





Mekanisme Pengajuan NPSN NISN dan NUPTK











Last Seen Users
10.09.19
ramadhan
1 minggu
offline
10.09.19
Dany
1 minggu
offline
16.08.19
AhmadSa...
5 minggu
offline
06.08.19
rahmansyah
6 minggu
offline
01.08.19
nazaruddin
7 minggu
offline
26.06.19
Rahmad
12 minggu
offline
27.05.19
dardiri
16 minggu
offline
21.11.18
zulfikar
43 minggu
offline
14.09.18
adinata
53 minggu
offline
12.07.18
AbdulMuis
62 minggu
offline
OTONOMI DAERAH KACAMATA PELAJAR DAN MAHASISWA

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Isran Noor menepis adanya pandangan oknum yang menyatakan sistem otonomi daerah yang diterapkan di negara ini gagal. “Bahkan terkesan menyalahkan korupsi itu karena sistem. Kemudian ada juga yang mengatakan otonomi daerah itu menghasilkan raja-raja kecil,” ujarnya usai penyerahan hadiah kepada para pemenang sayembara nasional penulisan otonomi daerah tingkat SLTA dan perguruan tinggi yang digelar Apkasi, Senin (19/8) di Pontianak Convention Centre (PCC).

Menurut Isran, lomba penulisan otonomi daerah ini digelar sebagai salah satu upaya untuk melihat sejauh mana sudut pandang dari kalangan pelajar dan mahasiswa terhadap pemahaman dan pentingnya otonomi daerah. “Ini bukan persoalan mencari siapa yang terbaik tetapi semua tulisan-tulisan yang masuk ke panitia masih menganggap otonomi daerah hal yang positif dan ternyata otonomi daerah itu masih sangat diperlukan bagi percepatan pembangunan di daerah,” jelasnya.

Ia menilai, masih belum meratanya percepatan pembangunan di daerah karena saat ini otonomi daerah undang-undangnya belum sepenuhnya lengkap. Sebagai contoh, ketika pemberian izin oleh bupati/walikota namun masih ada izin-izin lain yang dikeluarkan oleh pusat dan tidak bisa dilaksanakan dengan cepat. “Sehingga percepatan pembangunan yang semestinya dilaksanakan di daerah itu masih terhambat karena panjangnya proses perizinan,” tutur Bupati Kutai Timur ini.

Walikota Pontianak, Sutarmidji mengapresiasi kepedulian para pelajar dan mahasiswa yang mengikuti lomba penulisan otonomi daerah dan berhasil menjadi pemenang lomba. Apalagi, lanjutnya, dari judul-judul tulisan yang meraih juara lomba itu diakuinya sangat serius memaknai otonomi daerah. “Itu artinya selama ini mereka mengikuti terus tata kelola pemerintahan. Kita bersyukur generasi muda mengikuti itu dan ini modal yang sangat bagus untuk mempertahankan NKRI dan kecintaan mereka terhadap republik ini,” paparnya.

Sutarmidji menilai otonomi daerah sangat penting terutama bagi daerah-daerah yang jauh dari pusat kekuasaan karena bisa merencanakan sendiri pembangunan di daerahnya masing-masing. “Dulu sebelum otonomi daerah itu betul-betul sepenuhnya dijalankan, kita mau membangun jalan saja walau hanya satu kilometermesti minta persetujuan pusat lebih dulu. Nah, sekarang tidak perlu lagi sehingga kita bisa merencanakan sendiri pembangunan di daerah kita,” pungkasnya.

Pemenang lomba penulisan otonomi daerah tingkat nasional kategori SLTA juara pertama berhasil diraih Lukmanul Hakim dari SMKN 3 Pontianak dengan judul tulisan “Penyelenggaraan Otonomi Daerah dan Permasalahannya”. Sedangkan kategori perguruan tinggi (Strata 1) juara pertama berhasil digondol Tri Yuni dari Universitas Tanjungpura Pontianak dengan judul “Implikasi Kebijakan Otonomi Daerah Terhadap Manajemen Pendidikan”. (jim)

· ramadhan on August 20 2013 · In Berita · 0 Comments · 7285 Reads ·Print
Comments
No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.
SOP
- PELAYANAN TAMU
- SURAT MASUK
- SURAT KELUAR
- KENAIKAN PANGKAT
- KENAIKAN GAJI BERKALA
- USULAN IZIN/TUGAS BELAJAR
- PENGURUSAN CUTI PNS
- FORMASI DAN BAZEETING PNS
- PELAYANAN PENERBITAN SPT
- PENGUSULAN DIKLAT
- PENGUSULAN SATYA LENCANA
- PENGUSULAN PNS TELADAN
- HUKUMAN DISIPLIN PNS
- MUTASI PNS APS
- MUTASI PNS NON APS
- STATUS CPNS KE PNS
- MUTASI SISWA MASUK
- MUTASI SISWA KELUAR
- LEGALISIR IJAZAH
- IZIN OPERASIONAL SD/SMP
- PERIJINAN LEMBAGA PNFI
Services OnClick




UNIT LAYANAN





BIDANG PNFI



INTRANET










IP Anda
IP