Dinas Pendidikan Kota Pontianak
Articles Hierarchy
Articles Home » Teknologi Informasi » Tata Kelola TI
Tata Kelola TI

Sehingga semua organisasi dibelahan bumi manapun berlomba-lomba memperkuat basis TI mereka menjadi lebih baik. Betapa tanpa ragu mereka mengeluarkan investasi yang tidak kecil untuk keperluan itu, jutaan bahkan milyaran dollar tanpa ragu mereka keluarkan untuk membangun sebuah enterprise system agar selalu update dan tidak tertinggal teknologinya. Kenapa mereka melakukan itu? jawabannya adalah bahwa mereka sadar IT adalah suatu enabler yang mampu meningkatkan efektifitas, efisiensi, dan produktifitas serta meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif bagi oraganisasi mereka. Namun apakah haya dengan investasi milyaran bahkan trilyunan tersebut bisa merealisasikan semua harapan? Jawabannya tentulah tidak. Setelah tahapan itu perlu ada tahapan lain untuk membuat semua investasi menjadi berguna. Bahkan tanpa ini malah bisa jadi semua investasi yang telah dikeluarkan menjadi sia-sia atau jikalau ada manfaatnya namun belum maksimal.

Tahapan yang saya maksudkan adalah tata kelola yang efektif. agar semua manfaat ter-capture dengan baik, kita perlu sebuah tata keloala TI yang efektif.

Menurut Weill & Ross (2004) Karakteristik Tatakelola TI yang efektif adalah Menyatakan dengan jelas Rencana Strategis organisasi dan peran TI dalam mencapainya, Merencanakan investasi TI dan mengukur manfaat dari penerapan hasil investasi tersebut, Menunjuk penanggungjawab bila mana terjadi perubahan rencana strategi untuk dapat memanfaatkan keunggulan TI dan Kesinambungan Upaya ; memanfaatkan hasil dari proyek implementasi TI sebelumnya untuk membangun kemampuan baru.

Untuk melaksanakan karakteristik di atas menurut Weill & Ross fokus tata kelola TI bukan pada hasil keputusan, tetapai kepada siapa yang secara sisitematis memutuskan dan memberikan masukan pada pengambilan keputusan, serta mekanisme yang dapat menjaga agar prilaku mereka selaras dengan misi, starategi dan nilai-nilai perusahaan.

Dari hasil penelitian, efektifitas pemanfaatan TI jarang dikarenakan produktifitas staf TI yang tinggi, tetapi lebih karena ketepatan keputusan-keputusan TI dengan tentunya melibatkan pihak-pihak terkait (diluar bagian TI) dalam mengambil keputusan, menggunakan prosedur yang tepat (objektif, berimbang dsb), serta memiliki rencana kedepan, terpantau dan dievaluasi. Oleh sebab itu SI/TI dapat memberikan manfaat yang maksimal jika dibangun terstruktur dan terarah dari atas.